Senin, 13 Mei 2013

kesehatan lingkungan dan sampah



Kesehatan Lingkungan dan Sampah

Istilah kesehatan sudah sangat erat dalam kehidupan masyarakat. Undang-undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 1992 tentang kesehatan Bab 1 Pasal 1 mendefinisikan kesehatan sebagai berikut :

“Kesehatan adalah keadaan sejahteraan dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial ekonomis”.

Kesehatan mempunyai berbagai aspek antara lain yaitu kesehatan lingkungan. Menjaga kesehatan lingkungan merupakan suatu kewajiban bagi setiap individu, selain merupakan anugerah yang diberikan sang pencipta kepada hamba-hamba-Nya, kesehatan lingkungan harus tetap dijaga agar keluarga kita terhindar semua jenis bibit penyakit. Kesehatan merupakan hal yang paling berharga dan tak ternilai harganya. Namun, terkadang pada saat kita sehat, kita melupakan nikmat tersebut dan ketika sakit kita baru sadar dan merasakan betapa kesehatan itu sungguh sangat berhaga.
Menjaga kesehatan lingkungan adalah suatu kewajiban yang sangat penting bagi kesehatan individu, keluarga bahkan masyarakat. Sebagai contoh, menjaga kesehatan lingkungan adalah membuang sampah pada tempatnya. Sampah mempunyai dampak yang sangat buruk bagi kesehatan masyarakat.
Sampah adalah segala sesuatu yang tidak lagi dikehendaki atau dianggap tidak dibutuhkan lagi oleh individu maupun kelompok masyarakat. Sampah terbagi menjadi 2 yaitu sampah yang mudah membusuk dan sampah yang tidak mudah membusuk, smapah yang mudah membusuk antara lain berupa zat-zat organic seperti sisa-sisa sayuran, sedangkan yang tidak mudah membusuk dapat berupa plastic, kertas, karet, logam. Dan lain-lain.
Sampah banyak mempunyai danpak yag kurang baik bagi kesehatan lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, sebaiknya sampah bisa di kelolah dengan baik. Pengelolahan sampah perlu dilakukan karena mempunyai tujuan yaitu :

  1. Untuk mencegah terjadinya penyakit
  2. Konservasi sumber daya alam
  3. Mencegah gangguan estika
  4. Memberi insentif untuk daur ulang atau pemanfaatan
  5. untuk mencegah kuantitas dan kualitas sam[pah yang akan terus meningkat.

Bibit penyakit yang ditimbulkan oleh sampah antara lain disebabkan oleh lalat, tikus, dan racun yang di sebabkan oleh zat yang terkandung dalam sampah tersebut. Berikut ini beberapa panyakit bawaan sampah dan penyebabnya :
 

Nama Penyakit
Bawaan lalat :
-     Dysenterie basilaris
-     Cholera
-     Ascariasis
-     Ancylostomiasis
Bawaan tikus
-     Pest
-     Rat bite fever
Keracunan
-     Metan
-     Carbon monoxia
-     Hidrogen Sulfida
-     Logam berat


Penyebab Penyakit

Shingella shigae
Vibrio cholerea
A. Lumbricoides
A. duodenale

Perteurella pestis
Streptobacillus moniliformis





Sumber : Benenson, A. 1970

Mengelolah sampah sangat sulit dilakukan hal ini karena :
  1. Meningkatkan tingkat hidup masyarakat yang tidak disertai dengan pengetahuan dalam mengelolah sampah.
  2. Sulitnya menumbuhkan kebiasaan masyarakat dalam mengelolah sampah sehingga menimbulkan banyak pencemaran udara, air, dan tanah.
  3. Kegagalan dalam daur ulang ataupun pemnfaatan kembali barang bekas, ataupun produk daur ulang yang sangat rendah mutunya sehingga cepat menjaqdi sampah kembali.
  4. Semakin sulitnya mendapatkan lahan sebagai pembuangan akhir sampah.
  5. Sulitnya mengajak partisipasi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

Banyak bentuk pengelolahan sampah antara lain mengelolah sampah organic menjadi pupuk kompos yang berguna dalam bidang pertanian sedangkan sam[pah plastic atau sampah yang tidak mudah mmebusuk bisa didaur ulang dan bisa dijadikan bahan pembuatan kerajinan tangan misalnya saja pembuatan tas, dan lain-lain.
Peneglolahan sampah sangat erat hubungannya dalam menciptakan dan menjaga kesehatan lingkungan yang baik dalam kehidupan masyarakat. Dengan mengelolah sampah dengan baik maka lingkungan masyarakat menjadi bersih dan nyaman dan tidak akan menimbulkan bibit penytakit. Selain itu, masyarakat dalam mengelolah sampah sangat dibutuhkan karena dalam bidang kerjasama anatara masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan kesehatan lingkungan akan lebih mudah.













FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN GAJI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN
KABUPATEN OKU SELATAN
TAHUN 2007

KOMENTAR
A.    Penulisan
        Menurut saya, penulisan jurnal ini sudah cukup baik. Dalam penulisannya tidak ditemukan kesalahan penulisan kata-kata dan penggunaan EYD didalam jurnal ini sudah sangat baik. Kata-kata yang digunakan

B.      Isi
Mernurut saya, dari segi isi jurnal sangat baik, antara lain :
§  Didalam jurnal ini terdapat beberapa penyebab ibu tidak memberikan ASI ekslusif
§  Didalam jurnal ini terdapat data-data secara detail tentang jumlah populasi tempat penelitian serta pekerjaan mereka, frekuensi dan presentase tingkat pengetahuan pemberian ASI secara eksklusif serta data-data lainnya tenbtang kabupaten tersebut yang berhubungan dan berpengaruh untuk peninhkatan pemberian ASI ekslisif.
§  Didalam jurnal ini juga terdapat kesimpulan dan saran sehingga isi dari jurnal tersebut lebi jelas dan lebih mudah untuk dipahami serta saran yang berisi langkah-langkah untuk meningkatkan pemberian ASI ekslusif yang tidak terlepas dari upaya tenaga ke4sehatan, keluarga dan suami untuk memberikan dukungan dan dorongan kepada sang Ibu.






KEBERHASILAN LINGKUNGAN
SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN

KOMENTAR
A.    Penulisan
  1. Banyak penulisan kata yang kurang
§ Kata “Kesehatan”ditulis”Kesehatan”terdapat pada :
o Kalimat keenam paragraph kedua bagian latar belakang
o Kalimat ketujuh bagian pengenalan usaha-usaha sanitasi ada cara meningkatkan kesadran peran masyarakat bagian kedua
o Kalimat Pertama Bagian pengenalan usaha-usaha sanitasi pada cara peningkatan kesadaran adan peran serta masyarakat bagian ketiga.
o Bagian keempat pada pembhasan criteria mhasil yang diharapkan
§ Kata “Bidang yang ditulis “Bidan” pada kalimat kedua paragraph pertama pembahasan latar Belakang
§ Kata “Pakaian” yang ditulis “Pkaian” pada kalimat pembahasan Kriteria hasil yang diharapkan bagian pertama.
§ Kata “Masyarakat” yang ditulis “Masyarakt” pada kalimat bagian criteria hasil yang diharapkan ketiga.
  1. Banyaknya penulisan kata yang salah
§ Mengulangan kata “terutama” pada kalimat kedua paragraph kedua pembahasan latar Belakang
§ Kata “sebagian” yang ditulis “segai” pada kalimat pembahasan pengenalan usaha-usaha sanitasi nomor 3 kaliamat keempat usaha-usaha meningkatakan kesadaran dan peran serta masyarakat.
§ Penulisan kata “Pembuangan sampah” yang ditulis “pembunangan samaph” bagian ketiga pada pembahasan criteria hasil yang diharapkan.



  1. Tidak adanya penjelasan mengenai bebrapa kata yang sulit dimengerti
§  Istilah “Biduk lalu kimbang betaut” pada pembahasan Analisis Situasi Dampak Program Kesehatan Lingkungan pada paragraph kelima kalimat terakhir.
§ Istilah “sekali merengkah dagang dua tiga pulau terlampau” pada paragral keenam kalimat pertama.
§ Kata “penyakit rakyat” pada pembahasan Kesehatan Lingkungan dalam Paradigma Sehat paragraph ketiga kalimat kedua.

B.    Isi

     Menurut saya, isi dari jurnal ini sangat bagus selain menerangkan tentang apa yang termasuk didalam penyakit lingkungan didalam jurnal ini juga dijelaskan tujuan dan cara meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat untuk meningkatkan kesehatan lingkungan serta bagaimana cara mencegah cara pencegahan dini untuk penyakit-penyakit tersebut.
     Selain itu, didalam jurnal ini juga criteria hasil yang diharapkan jika pencegahan secara dini itu dilakuakan secara efektif. Menurut saya, jurnal ini akan semakin baik jika dalam penulisannya diperbaiki kembali dengan teliti sehingga tidak terjadi kesalahan penulisan si pembaca akan lebih mengerti dan lebih memahami apa yang terkandung didalam jurnal ini.











PERILAKU REMAJA DALAM MENCARI INFORMASI
KESEHATAN REPRODUKSI
KOMENTAR

A.      Penulisan

       Menurut pendapat saya, penulisan dalam jurnal ini sudah sangat baik. Secra keseluruhan didalam penulisan ini tidak ditemukan kesalahan dalam penulisan kata atau kalimat. Kata-kata yang digunakan juga relative mudah dimengerti sehingga pembaca akan lebih memahami apa makna yang terkandung didalam jurnal ini.

B.      Isi
Didalam penulisan jurnal ini, bnyak sekali kelebihan-kelebihan didalam Isi yang disampaikan, antara lain :
§ Apa yang disampaikan didalam jurnal ini sesuai dengan keadaan yang ada dalam kehidupan masyarakat terutama remaja.
§ Jurnal ini menjelaskan apa saja yang dibutuh remaja agar tidak mengalami gangguan kesehatan reproduksi.
§ Jurnal ini menjelaskan tentang pentingnya teman, guru, dan peran orang tua dalam memenuhi kebutuhan informasi kesehatan reproduksi pada remaja.
§ Jurnal ini menjelaskan apa aja virus dan bakteri yang menyebakan timbulnya penyakit atau gangguan kesehatan reproduksi.
§ Jurnal ini dilengkapi dengan kesimpulan dan saran sehingga pembaca lebih memahami dan mengerti apa yang terkandung didalam jurnal ini serta sara yang akan membantu mencegah terjadinya penyakit atau gangguan kesehatan reproduksi skibat kesehatan repproduksi yang salah diterima oleh masyarakat terutama remaja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar